Ilmu Adalah Cahaya yang Menyingkap Kegelapan
"Ilmu itu cahaya. Barangsiapa meraihnya, niscaya setitik kegelapan akan tersingkap darinya."
Kalimat ini mencerminkan realitas bahwa ilmu adalah sumber hidayah, penuntun kehidupan, dan pelita dalam kegelapan kebodohan. Tidak ada cahaya yang lebih terang dari ilmu yang bersumber dari wahyu Allah.
Dalil dari Al-Qur'an
Allah ﷻ berfirman:
اللَّهُ وَلِيُّ ٱلَّذِينَ آمَنُوا۟ يُخْرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَوْلِيَآؤُهُمُ ٱلطَّٰغُوتُ يُخْرِجُونَهُم مِّنَ ٱلنُّورِ إِلَى ٱلظُّلُمَٰتِ ۗ
“Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Adapun orang-orang kafir, pelindung-pelindung mereka adalah thagut, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan.”
(QS. Al-Baqarah: 257)
Ayat ini menjelaskan bahwa ilmu dan iman adalah cahaya, dan kebodohan serta kekufuran adalah kegelapan.
Hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَن يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, niscaya Allah akan faqihkan (pahamkan) dia dalam agama.”
(HR. Bukhari no. 71, Muslim no. 1037)
Maka, tanda Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang adalah dengan memberinya pemahaman terhadap ilmu syar’i, sebagai cahaya yang membimbing hidupnya.
Atsar Ulama: Imam Syafi’i rahimahullah
Imam asy-Syāfi‘ī rahimahullah berkata:
شَكَوْتُ إِلَى وَكِيعٍ سُوءَ حِفْظِي
فَأَرْشَدَنِي إِلَى تَرْكِ الْمَعَاصِي
وَأَخْبَرَنِي بِأَنَّ الْعِلْمَ نُورٌ
وَنُورُ اللَّهِ لَا يُهْدَى لِعَاصِي
“Aku mengadukan kepada Waki‘ akan buruknya hafalanku,
maka ia menasihatiku agar meninggalkan maksiat.
Ia berkata, ‘Ilmu itu adalah cahaya,
dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada pelaku maksiat.’”
(Diwan al-Imam asy-Syafi’i)
Dalam bait ini, Imam asy-Syafi’i menegaskan bahwa ilmu adalah cahaya, dan maksiat adalah penghalangnya.
Perkataan Ulama Lainnya
Al-Imam Ibn Qayyim rahimahullah berkata:
العلم نور يهدي الله به من يشاء، والجهل ظلمة يضل فيها من يشاء
“Ilmu adalah cahaya yang dengannya Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki, dan kebodohan adalah kegelapan di mana Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki.”
(Miftah Dar as-Sa‘adah, 1/70)
Penutup Renungan
Bila kita menginginkan cahaya dalam hidup—ketenangan hati, kejernihan pikiran, dan arah hidup yang lurus—maka tempuhlah jalan ilmu, karena ilmu adalah cahaya yang tak padam. Ilmu yang disertai iman akan menyingkap kabut syubhat dan syahwat, serta memantapkan langkah di jalan Allah.
Jadikan menuntut ilmu sebagai kebutuhan, bukan hanya pilihan.
Karena dengan ilmu, Allah mengangkat derajat dan membuka jalan menuju surga.
Komentar
Posting Komentar